<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Business Coaching - Business Coach - Smart Action Breakthrough Business Community &#187; Jakarta</title>
	<atom:link href="http://www.smart-action.net/tag/jakarta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.smart-action.net</link>
	<description>Indonesia Business Training and Business Coaching</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Jun 2009 16:14:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Komunitas Bisnis Antusias Sambut Presiden SBY</title>
		<link>http://www.smart-action.net/komunitas-bisnis-antusias-sambut-presiden-sby.html</link>
		<comments>http://www.smart-action.net/komunitas-bisnis-antusias-sambut-presiden-sby.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 16:29:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Smart Action</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Business Community]]></category>
		<category><![CDATA[Channel NewsAsia]]></category>
		<category><![CDATA[Government]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Lee Kuan Yew]]></category>
		<category><![CDATA[Society and Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Susilo Bambang Yudhoyono]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.smart-action.net/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Komunitas Bisnis (Business Community) Antusias Sambut Presiden SBY
Dari lima agenda khusus selama kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama rombongan ke Singapura, 6-7 Agustus ini, pertemuan dengan komunitas bisnis (business community) setempat mendapat sorotan berbagai media berpengaruh di negara kota tersebut, juga amat antusias ditunggu para pelaku ekonomi setempat.
Seorang profesional asal Indonesia di Singapura, Yohannes Adrian, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Komunitas Bisnis (Business Community) Antusias Sambut Presiden SBY</strong></p>
<p>Dari lima agenda khusus selama kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama rombongan ke Singapura, 6-7 Agustus ini, pertemuan dengan komunitas bisnis (business community) setempat mendapat sorotan berbagai media berpengaruh di negara kota tersebut, juga amat antusias ditunggu para pelaku ekonomi setempat.</p>
<p>Seorang profesional asal Indonesia di Singapura, Yohannes Adrian, misalnya, kepada ANTARA, Sabtu (5/8) mengakui, telah mendengar begitu bergairahnya para pebisnis menghadiri malam pertemuan dengan Presiden Yudhoyono, guna mendapat informasi dari tangan pertama mengenai berbagai perkembangan bisnis maupun peluang investasi baru.</p>
<p>Sementara itu, Channel NewsAsia, televisi berita utama di Singapura, dalam edisi khususnya, dari Jumat malam (4/8) hingga Sabtu pagi (5/8), memberitakan, para pebisnis (business community)  kelas atas sangat berminat menghadiri pertemuan dengan Presiden Yudhoyono yang dijadwalkan datang bersama Menko Ekuin Boediono, Menlu Hassan Wirayudha serta Ibu Negara.</p>
<p>&#8220;Dari Kantor Perdana Menteri Singapura, Channel NewsAsia mendapat informasi, agenda tak kalah menariknya berupa pertemuan Presiden Yudhoyono dengan Menteri Mentor Singapura, Lee Kuan Yew, di samping kunjungan persahabatan kepada PM Singapura, Lee Hsien Loong,&#8221; demikian berita Channel NewsAsia yang disiarkan sebanyak tiga kali, termasuk pada saat PrimeTime pukul 20.00 malam (Jumat, 4/8) waktu setempat.</p>
<p>Soal KEKI-BBK</p>
<p>Salah satu informasi yang begitu dinanti-nantikan para pebisnis  (business community)  dan calon investor Singapura, menurut Yohannes, ialah menyangkut perkembangan Special Economic Zone (SEZ) atau Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia (KEKI) di Batam-Bintan-Karimun (BBK), Kepulauan Riau.</p>
<p>&#8220;Diharapkan bapak presiden bersama tim ekonominya bisa memperjelas status serta kepastian hukum atas KEKI-BBK itu, agar investasi yang sebagian besar berupa relokasi industri berskala besar, bisa segera terealisasi tahun ini juga ke sana,&#8221; ujar Yohannes lagi.</p>
<p>Dari sudut pandang para pebisnis Singapura, kepastian hukum itu menyangkut pula konsistensi aturan dari tingkat pusat sampai di daerah.</p>
<p>&#8220;Artinya, jangan lagi ada aturan tambahan di daerah yang membuat investasi terganggu, sebagaimana sudah jadi pengalaman pahit di banyak daerah lainnya di luar KEKI-BBK,&#8221; kata Yohannes Adrian.</p>
<p>article source: http://www.kapanlagi.com/h/0000128295.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.smart-action.net/komunitas-bisnis-antusias-sambut-presiden-sby.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Situs Komunitas Bisnis ( Business Community) Pemula</title>
		<link>http://www.smart-action.net/situs-komunitas-bisnis-business-community-pemula.html</link>
		<comments>http://www.smart-action.net/situs-komunitas-bisnis-business-community-pemula.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 16:11:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Smart Action</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Business Community]]></category>
		<category><![CDATA[Government]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[International Electrotechnical Commission]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[United States]]></category>
		<category><![CDATA[West Java]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.smart-action.net/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[Situs Komunitas Bisnis ( Business Community) Pemula
Kita sering mendengar ada yang membanding-bandingkan antara orang yang bekerja sebagai karyawan dengan orang yang membuka lapangan pekerjaan baru dengan berbisnis. Sebagian orang berpendapat bahwa menjadi pengusaha lebih baik dari pada karyawan, sebagian yang lain menganggap menjadi karyawan merupakan jalan yang lebih aman untuk memperoleh pencaharian. Apapun alasannya kedua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Situs Komunitas Bisnis ( Business Community) Pemula</strong></p>
<p>Kita sering mendengar ada yang membanding-bandingkan antara orang yang bekerja sebagai karyawan dengan orang yang membuka lapangan pekerjaan baru dengan berbisnis. Sebagian orang berpendapat bahwa menjadi pengusaha lebih baik dari pada karyawan, sebagian yang lain menganggap menjadi karyawan merupakan jalan yang lebih aman untuk memperoleh pencaharian. Apapun alasannya kedua pilihan tadi mungkin kurang lebih sama baiknya, masing-masing memiliki plus minus tersendiri. Karena tidak lantas dengan memilih menjadi pengusaha, seseorang menjadi sukses. Seseorang yang menjadi karyawan pun belum tentu aman dari ancaman PHK, karena bisa saja perusahaan tempatnya bekerja tiba-tiba bangkrut.</p>
<p>Campus-preneur dan Jatuh Bangun Bisnis</p>
<p>Satu hal yang saya yakin dapat kita sepakati adalah bahwa memulai bisnis bukan suatu perkara gampang. Jatuh bangun dalam menyusun tangga kesuksesan adalah suatu hal biasa dan wajar. Karena itulah, begitu banyak orang yang menyerah dari bisnis yang ia mulai karena kalah mental dalam menghadapi persaingan yang ada. Tetapi diluar fenomena itu tak jarang pula yang ‘membandel’ menghadapi kegagalan kemudian mencoba jalur yang lain sehingga akhirnya dapat survive. Ternyata tidak hanya diluar kampus saja persaingan untuk survive dalam bisnis ini ada, bahkan mahasiswa hingga dosen pun tertarik untuk berbisnis.</p>
<p>Jika kita lihat fenomena yang cukup dekat dengan lingkungan kampus sendiri, bisa jadi hal tersebut begitu mudah kita temui. Mungkin saat kita masih berkutat dengan tugas kuliah dan praktikum ternyata teman kita justru pusing dengan businessplan-nya. Mungkin pula ada dosen kita yang membuat kita terkagum-kagum dengan home industry yang dikembangkannya, atau sebaliknya membuat jengkel karena berproyek-ria dan membuat kuliah terbengkalai. Atau jangan-jangan malah kita sendiri yang ternyata tertarik untuk mulai mengelola bisnis. Fenomena ketertarikan tersebut makin marak dan mewabah seiring banyaknya lomba bertajuk “entrepreneur challenge” yang ditujukan bagi mahasiswa seperti IEC, SYEC, PKM, dll.</p>
<p>Tentunya hal diatas merupakan hal yang menggembirakan. Ditengah masih terpuruknya perekonomian negeri kita dan tingginya tingkat korupsi di Indonesia perkembangan calon-calon pengusaha baru merupakan titik terang munculnya lapangan kerja baru. Hal ini jika dikelola dengan baik akan berdampak baik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat seiring menurunnya tingkat pengangguran dinegeri ini. Disamping itu berkembangnya entrepreneurship sejak di lingkungan kampus berpotensi untuk memacu semangat berwirausaha pada strata masyarakat lainnya. Layaklah kiranya bagi kita untuk optimis bahwa negeri kita dapat bangkit dari keterpurukan yang kita alami sekarang.</p>
<p>Akselerasi perkembangan bisnis baru melalui situs komunitas</p>
<p>Salah satu cara untuk mendukung tumbuhnya entrepreneur-entrepreneur baru adalah dengan menyatukan calon-calon pengusaha dengan pengusaha yang telah mapan. Dengan begitu maka terjadi proses transfer nilai dan etos berusaha dari pelaku yang telah sukses ke para pemula. Hal ini menjadikan proses “belajar dari nol” yang dilakukan para pengusaha baru itu berlangsung lebih cepat. Selain itu peluang kerjasama antar pebisnis-pebisnis tersebut terbuka lebar, sehingga secara otomatis terbentuk suatu jaringan perekonomian yang kuat dan saling menguatkan.</p>
<p>Salah satu contoh yang mudah mungkin Liqo’at bisnis yang beberapa bulan lalu sempat terdengar diantaranya di Bandung sendiri. Melalui pertemuan-pertemuan pengajian ini, pebisnis-pebisnis muslim baru dapat membangun jaringan bisnisnya dengan kedekatan kekeluargaan yang terbangun antar anggotanya plus peningkatan spiritualitas mereka. Komunitas-komunitas ini sangat membantu bagi para pemula karena ada saudara-saudara baru yang siap membantu mereka dengan dasar landasan yang kuat, yaitu landasan kesamaan aqidah.</p>
<p>Secara tidak terduga tercetus gagasan untuk membuat situs komunitas yang dapat menyatukan para wirausahawan pemula, orang yang tertarik untuk mengenal kewirausahaan dan pengusaha mapan yang telah sukses dibidangnya. Awalnya ide ini muncul dari masalah sederhana, keinginan untuk belajar membuat business plan. Hal tadi ditambah ketertarikan terhadap bidang web-development membuat saya kemudian terpikir untuk mengembangkan suatu layanan pembuatan business plan secara On-line. Ide ini kemudian berkembang lebih jauh menjadi situs komunitas, karena saya pikir sekedar bisa membuat business plan saja tidak cukup. Terpikirkan untuk membuat suatu wahana yang memfasilitasi konsultasi seputar memulai bisnis, tempat bertukar info mengenai peluang yang ada, dan jaringan bisnis yang dapat menyatukan pebisnis baru dari seluruh nusantara.</p>
<p>Saya melihat ide ini berprospek untuk dikembangkan, terutama untuk mempercepat pertumbuhan usaha baru di Indonesia. Jika melihat perkembangan yang begitu pesat dari situs komunitas seperti friendster, multiply serta blog seperti blogger dan wordpress tentunya situs komunitas bisnis pemula ini memiliki prospek yang sangat baik.</p>
<p>article source: http://xtraardeenary.wordpress.com/2007/06/07/situs-komunitas-bisnis-pemula/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.smart-action.net/situs-komunitas-bisnis-business-community-pemula.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bergabung Bersama Kami</title>
		<link>http://www.smart-action.net/bergabung-bersama-kami.html</link>
		<comments>http://www.smart-action.net/bergabung-bersama-kami.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 16:43:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Smart Action</dc:creator>
				<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<category><![CDATA[Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Barack Obama]]></category>
		<category><![CDATA[Duke University]]></category>
		<category><![CDATA[Government]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[latihan bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[United States]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.smart-action.net/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Apakah ANDA serius ingin menjadi PENGUSAHA SUKSES &#8230;
Bergabunglah bersama kami di komunitas bisnis yang paling berkembang dan terbesar di seluruh Indonesia!
Anda akan belajar antara lain bagaimana :

 Mempertajam visi hidup dan visi bisnis Anda
Menguasai elemen-elemen yang diperlukan dalam bisnis Anda
Menguasai strategi untuk meningkatkan keuntungan bisnis Anda
Mensistemasi bisnis Anda
Kepemimpinan dan membangun team impian Anda
Mengembangbiakkan usaha Anda
Mencapai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Apakah ANDA serius ingin menjadi PENGUSAHA SUKSES &#8230;</strong></p>
<p><strong>Bergabunglah bersama kami di komunitas bisnis yang paling berkembang dan terbesar di seluruh Indonesia!</strong></p>
<p>Anda akan belajar antara lain bagaimana :</p>
<ul>
<li> Mempertajam visi hidup dan visi bisnis Anda</li>
<li>Menguasai elemen-elemen yang diperlukan dalam bisnis Anda</li>
<li>Menguasai strategi untuk meningkatkan keuntungan bisnis Anda</li>
<li>Mensistemasi bisnis Anda</li>
<li>Kepemimpinan dan membangun team impian Anda</li>
<li>Mengembangbiakkan usaha Anda</li>
<li>Mencapai impian Anda</li>
</ul>
<p>Di dalam setiap pemilik usaha dan calon pemilik usaha tersimpan potensi luar biasa yang mungkin tidak pernah terbayangkan dan bisa dikembangkan sepanjang pemilik usaha mau membuka diri untuk terus belajar dari mereka yang lebih baik.</p>
<p>Mengapa orang membuka usaha hanya untuk gagal? Ironisnya bukan karena mereka tidak bekerja keras, melainkan karena mereka tidak mempunyai pengetahuan bisnis yang benar dan berkualitas yang notabene berasal dari mentor atau pembimbing bisnis yang berkualitas.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.smart-action.net/bergabung-bersama-kami.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
